CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS �

Minggu, 03 Mei 2009

Cara Download Dari Google Book Search


Free Image Hosting

Sebagian dari Anda mungkin sudah membaca artikel di sini dan di sini yang membahas tentang bagaimana Anda dapat membaca buku dan majalah secara gratis lewat Google Book Search.

Secara “normal” Anda hanya dapat membaca secara online dan tidak dapat mendownload buku dan majalah tersebut. Tetapi dengan menggunakan software Google Book Downloader Anda dapat mendownload dan menyimpan buku tersebut sebagai file PDF.

Untuk mendownload dari Google Book Search dengan menggunakan Google Book Downloader, caranya sebagai berikut:

  1. Jalankan aplikasi Google Book Downloader.
  2. Tulis kode buku yang akan didownload pada kotak isian Book code.
  3. Tekan tombol Check.
  4. Tekan tombol Download all.
  5. Tekan tombol Save entire book as…

Lama proses yang dibutuhkan untuk mengecek dan mendownload sangat variatif, tergantung kecepatan koneksi internet dan banyak sedikitnya halaman buku yang bisa didownload.


sumber : klik-kanan.com

Read more...

Selasa, 14 April 2009

Sisipkan Gambar dalam Teks

Seringkali satu atau lebih obyek gambar disertakan sebagai ilustrasi dalam pembuatan dokumen. Dalam kondisi standar, gambar yang dimasukkan ke dalam dokumen akan membentuk bagian sendiri sehingga terpisah dari teks. Apabila Anda memasukkan gambar yang tak begitu lebar, maka akan banyak area kosong yang tidak termanfaatkan.

Area kosong itu bisa diisi dengan teks. Anda bisa menggunakan fasilitas wrapping untuk mengatur tata letak gambar agar posisi gambar lebih tepat dan enak dipandang.

Cara menggunakan fasilitas tersebut adalah sebagai berikut:
1. Buka Microsoft Word.
2. Klik [File] > [Open] untuk membuka file dokumen yang akan digabungkan dengan gambar.
3. Masukan gambar yang akan diolah dengan cara mengklik tab [Insert] kemudian klik tombol [Picture] yang terdapat pada boks Illustrations.
4. Pilih gambar yang Anda inginkan, kemudian [Insert].
5. Setelah gambar masuk ke dokumen, Anda dapat memperbesar atau memperkecil gambar tersebut sesuai dengan keinginan.
6. Sekarang, klik gambar tersebut kemudian klik tombol [Text Wrapping] yang terdapat pada boks [Arrange] di tab [Format].

Sumber: PCplus

Read more...

Menyisipkan File Eksternal ke Dalam Dokumen

Anda bisa menggabungkan beberapa dokumen Word ke dalam satu dokumen saja. Dengan cara copy-paste biasa—buka dokumen sumber, salin isinya, lalu paste di dokumen baru—adalah cara yang bisa saja dilakukan, tapi tidak efisien. Jika Anda ingin menyisipkan seluruh isi dokumen sumber ke dokumen utama Anda akan jauh lebih efisien dalam hal waktu jika Anda menggunakan fasilitas menyisipkan file.

Untuk melakukan trik ini, pertama bukalah dokumen baru. Setelah itu, letakkan kursor di bagian yang ingin disisipi dengan isi dokumen lain dan klik menu [Insert] > [Object] > [Text from File...]. Tentukan lokasi dokumen yang isinya ingin diambil lalu klik [Insert] untuk menyisipkan isi file tersebut. Hasilnya dapat segera Anda lihat.

Penyisipan isi dokumen dengan cara ini tentu akan lebih mudah dilakukan ketimbang Anda harus membuka file dokumen lalu menyalin isinya. Dengan begini, waktu Anda pun tidak akan banyak terbuang.

Sumber: PCplus

Read more...

Tayangkan Foto di Screensaver

Jangan biarkan koleksi foto keluarga Anda diam di dalam hard disk. Jika tak punya waktu untuk membukanya, perintahkan komputer untuk menayangkannya sewaktu-waktu. Khususnya ketika komputer sedang idle, dengan bantuan screensaver.

Dengan cara ini, Anda bisa tergugah kembali untuk menyaksikan kembali foto-foto lama. Bisa saja Anda akan terkejut melihat foto momen yang muncul karena tak menduga bahwa Anda memiliki dokumentasinya.

Banyak lho aplikasi yang bisa membantu Anda membuat screensaver dari koleksi foto. Salah satunya adalah gPhotoShow Free yang bisa diunduh dari alamat www.gphotoshow.com/gpshow_free.htm. Aplikasi ini bisa berjalan di atas Windows 95/98/NT 4.0/2000/XP/Vista. Unduh installer file, instal, lalu jalankan sebelum mengikuti langkah-langkah berikut.


1. Jalankan aplikasi dengan mengklik menu [Start] > [All programs] > [gPhotoShow] > [Configure gPhotoShow]. Tahap pertama adalah mengeset aplikasi ini untuk menayangkan koleksi foto Anda. Pada boks Display Properties yang tampil, klik tombol [Settings].

2. Pada boks gPhotoShow Screen Saver yang muncul, pada tab [Images], klik dobel baris bertuliskan "C:-Program Files-gPhotoShow" di kotak "Image Files" hingga muncul tombol [...] di sisi kanannya. Klik tombol tersebut untuk memunculkan boks "Browse for Folder". Cari dan pilih folder berisi foto yang hendak ditayangkan di screensaver.

3. Anda bisa menambahkan folder foto lainnya dengan mengklik-dobel baris kedua setelah baris berisi root folder foto yang Anda pilih sebelumnya. Klik [Count] untuk melihat jumlah foto di setiap folder. Anda bisa mengatur delay atau waktu jeda antarfoto di menu "Speed" dalam hitungan detik. Waktu transisi atau pergantian antarfoto bisa diatur di "Transition Speed".

4. Jika sudah selesai mengatur foto, klik tab [Image Options]. Centangi [Choose images Randomly] jika ingin foto ditampilkan secara acak. Pastikan Anda mencentangi [Enlarge small images to screen size] dan [Reduce big images to screen size] agar foto tampil penuh di layar.

5. Pilih jenis transisi yang diinginkan di tombol [Transitions...]. Hilangkan centang pada opsi efek transisi yang tak mau dipakai. Jika Anda tak mau menggunakan semua efek transisi, centangi saja opsi [Disable transition effects].

6. Tentukan tindakan untuk menghentikan screensaver di tab [Advanced Options]. Di sini, centangi juga opsi untuk mengontrol slideshow foto yang muncul di screensaver. Tambahkan lagu berformat MIDI, WAV, MP3, atau WMA di slideshow dengan mengklik [Sounds]. Caranya sama dengan proses penambahan foto. Jika semua sudah diset, klik [OK].

7. Untuk mengetes slideshow, Anda bisa mengklik tombol [Preview] pada boks dialog “Display Properties”. Cara lain adalah dengan mengklik [Start] > [All programs] > [gPhotoShow] > [Start gPhotoShow]. Lihatlah apakah slideshow sudah berjalan dengan baik. Jika terlalu cepat atau ada transisi yang kurang bagus, atur lagi dengan mengklik tombol [Settings] pada “Display Properties”.

8. Untuk mengaktifkan screensaver foto ini, pastikan [gPhotoShow] telah terpilih pada menu "Screen saver" di "Display Properties". Tentukan durasi idle komputer hingga screensaver diaktifkan pada menu "Wait" dalam hitungan menit. Jika sudah, aktifkan dengan mengklik [Apply] > [OK]. Kini, slideshow foto kenangan akan berjalan saat komputer sedang tak digunakan.

sumber: PCplus

TIP: Screensaver Maker Gratisan
• 21 Flying Images 2.1 (www.acezsoftware.com)
• 3D Pic Cube Screen Saver 2 (www.acezsoftware.com)
• A-1 Image Screen Saver 4.2 (www.acezsoftware.com)
• Colors of Fall Photo Screensaver 1.1 (www.photosavers.net)
• FreeSaver MP3 2.30 (www.mgshareware.com)
• MySoCo.com Screensaver 3.0 (www.mysoco.com)
• Slide Screen 1.0 (anindya.netfirms.com)
• Webshots Desktop 3.1.1.7317 (www.webshots.com)
• Zeallsoft Screensaver 2.8 (www.funphotor.com)

Read more...

Selasa, 24 Maret 2009

Mengenal Cc: dan Bcc: Ketika Menggunakan Email

Mengirimkan pesan menggunakan surat elektronik (email) bagi beberapa orang bisa jadi menjadi rutinitas dalam pekerjaan. Ada kalanya kita mengirimkan email tersebut dengan beberapa kondisi pengiriman yang berbeda, misalnya:

  • Mengirimkan email kepada satu orang
  • Mengirimkan email untuk beberapa orang sekaligus, atau
  • Mengirimkan email kepada seseorang/beberapa orang sekaligus dan juga mengirimkannya sebagai terusan untuk penerima lain.

Ketika mengirimkan email, salah satu kolom isian yang harus diisi adalah penerima. Ada beberapa pilihan isian antara lain: To:, Cc:, dan Bcc:. Namun, seringkali tidak banyak yang memaksimalkan fungsi-fungsi tersebut.

Nah, apakah perbedaan dari ketiga istilah diatas? Berikut beberapa informasinya:

  • To: Disinilah kita mengetikkan alamat tujuan pengiriman email. Kita dapat mengirimkan sebuah alamat email saja, atau sekaligus beberapa alamat. Setiap alamat email bisa dipisahkan dengan tanda koma (,).
    Misalnya: penerimasatu@domain.com, penerimadua@domaindua.com, dan seterusnya. Dalam konteks tersebut, penerima satu dan dua akan tahu kepada siapa saja email tersebut dikirimkan.
  • Cc: Ini merupakan kependekan dari “Carbon Copy”. Ini mirip dengan istilah pertama diatas. Bedanya terlihat kepada kesan kepada siapa email utama ditujukan; dan kepada siapa salinan email juga akan dibaca. Penerima yang dituliskan dalam kolom To: akan dapat melihat alamat email penerima lainnya, dan begitu juga sebaliknya. Penggunaan seperti ini biasanya digunakan ketika kita ingin memberitahukan pihak lain ketika kita mengirimkan email kepada penerima utama.
    Contoh: Saya ingin berkirim email kepada Pak Agus, dan saya ingin pula Pak Bambang menerima salinan email tersebut. Pak Agus tahu bahwa email saya juga dikirimkan ke Pak Bambang (sebagai salinan), dan begitu juga sebaliknya dengan Pak Bambang.
  • Bcc: Kependekan dari “blind carbon copy”. Sedikit berbeda dengan Cc: seperti dijelaskan diatas. Disini, semua penerima yang dituliskan dibagian Bcc: tidak tahu kepada siapa saja email tersebut dikirimkan. Seolah-olah, email tersebut dikirimkan satu per satu ke setiap penerima. Padahal, kita hanya mengirimkan satu kali, langsung kebeberapa penerima. Satu-satunya alamat email lain yang terlihat adalah alamat email pada kolom To:. Untuk menghindari supaya tidak ada alamat email lain yang terlihat (selain alamat email Anda sendiri), Anda bisa memasukkan alamat email Anda sendiri pada kolom To:, kemudian masukkan alamat email penerima lain dalam kolom Bcc:.

Nah, semoga lebih jelas perbedaan dari istilah-istilah tersebut. Semoga bermanfaat!

Read more...

Rabu, 11 Maret 2009

Mengecek Quota Pemakaian Intenet dan Kecepatan ISP

Dengan menggunakan BitMeter

banwitdhMencek pemakaian intenet merupakan aktivitas yang sangat penting bagi pemakai internet limited quota. Dengan melakukan cek sekala berkala, pengguna internet untuk suatu ISP tidak akan mengalami overlimit dan konsekuensinya ialah tagihan pembayaran internet membengkak.
banwitdh1


Untuk situasi ini, anda memerlukan sebuah aplikasi yang memungkinkan mencek secara real-time pemakaian internet. Tidak sama dengan software yang dikeluarkan oleh TelkomSpeedy Alert yang tidak real time, BitMeter dapat dikustomisasi
untuk memonitoring jikalau pemakaian sudah mendekati overlimit. Selain itu, BitMeter juga akan membantu pengguna aplikasi mereka
jikalau kecepatan transfer data baik upload maupun download ternyata drop ataupun mengalami gangguan. Dengan fasilitas tsb, pemakai dapat berjaga-jaga dan memutuskan apakah saatnya tepat untuk melakukan download data dalam volume yang besar atau tidak.
Dengan Bitmeter, kita dapat lebih waspada / alerted dan bijak di dalam membrowsing dan dapat mengetahui kwalitas ISP tertentu.
Silahkan download aplikasi yang bagus ini untuk mencegah tagihan pemakaian bulanan internet mengalami pembengkakan.

Download BitMeter Now

Read more...

Merubah Domain Blog anda menjadi domain Co.Cc

Bagi anda yang menggunakan pelayanan website gratis seperti blogspot dan sebagainya kemudian ingin merubah menjadi domain co.cc anda tidak perlu untuk menunggu waktu terlalu lama.Mau tahu caranya ?? Yuk mari belajar blog merubah domain anda yang lama dengan domain yang baru.

Ikuti langkah-langkah berikut ini :
Buka Domain co.ccnya lalu klik Create an account now / Buat acount baru setelah klik Create an account now akan keluar kolom yang wajaib anda isi atau ikuti saja yang mesti anda isikan mau semua diisi tidak masalah, khusus yang ini sebaiknya diisi blog anda miasal Homepage URL : http://namaanda.blogspot.com/ .Setelah semua terisi dengan benar anda centang I accept the Terms of Service, lalu Klik Create an account now .Kemudian akan keluar Getting A New Domain >> anda klik saja kemudian akan keluar kolom lihat gambar,
”
”
lalu klik check availability kalau keluar www.namabloganda.co.cc is already registered berarti nama blog itu sudah ada yang punya anda cari lagi nama domain yang sesuai buat Co.cc anda nantinya sampai keluar kemudian klik continue to registration setelah itu anda akan diminta untuk klik setup
”
anda setuo yang domain Co.cc saja jangan yang cc.cc klik setup co.ccnya disitu ada 3 pilihan anda pilih yang no.3 yaitu pilihan URL Forwarding yang anda klik lalu isikan nama blog anda apa, page title blog anda apa,
Nb : untuk Frame : ada 2 pilihan Path Forwarding (Display real address) dan Hiding (Hide real address) anda pilih yang ini saja Hiding (Hide real address).
Untuk Description dan keyword anda isi sesuai denga Description dan keyword diblog anda.Setelah itu klik setup kemudian akan keluar Your change has been submitted anda tinggal klik ok maka domain anda sudah berubah menjadi co.cc mudah kan prosesnya tidak perlu tunggu 48 jam buat mengaktivekan domain co.cc anda.

Oke sekian tutorial blog Merubah Domain Blog anda menajdi domain Co.Cc

selamat mencoba

Read more...